Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Berbisnis Marketing

Kesalahan Yang H arus Dihindari Saat Berbisnis Marketing

Assalamualaikum, salam hangat dan salam senyum dari kami. Selamat datang diwebsite kami. Terima kasih atas kesediaannya mengunjungi maboormedia.com . Insya Allah, di situs ini anda akan banyak menemukan kreasi, inovasi serta motivasi. Kali ini kami akan mengulas kesalahan yang harus dihindari saat berbisnis marketing . Langsung simak saja yuk artikelnya.

Ketika baru memulai menjalankan bisnis, tidak jarang sebagian pebisnis pemula melakukan kesalahan tanpa mereka sadari. Hal ini menyebabkan bisnis yang dijalankan lambat berkembang, bahkan mengalami kegagalan. Bagi kamu yang baru di dunia usaha atau akan membuka bisnis baru, pastilah menjadi petualangan hidup yang menarik. Kamu dapat mewujudkan keinginan untuk menerapkan ide bisnis yang dimiliki dengan membuka peluang usaha. Berikut hal-hal yang harus dihindari ketika akan berbisnis marketing.

  1. Berpikir bahwa membuat rencana, tujuan, dan sasaran bisnis bukan prioritas

Hal tersebut adalah salah besar! Memulai suatu perjalanan tanpa mengetahui arah tujuan akan membuat Anda berakhir dengan tersesat. Begitu pula dengan berbisnis. Memulainya tanpa terlebih dahulu menentukan rencana, tujuan, dan sasaran bisnis akan membuat jalan kesuksesan Anda terhambat. Anda perlu menuliskan apa yang diinginkan dan hendak dicapai. Dari sinilah, Anda bisa menentukan strategi dan taktik untuk bisa mencapainya. Selain itu, Anda juga perlu beradaptasi dengan lingkungan bisnis dan perubahannya agar bisa menyesuaikan dengan alur bisnis Anda.

  1. Terburu-buru dan berusaha melakukan banyak hal dalam satu waktu

Andaikan berbisnis seperti maraton, bukan sprint atau lari cepat. Sebagai pebisnis pemula, Anda perlu berlari sembari memberikan sedikit jeda di antaranya agar Anda bisa beristirahat. Jika tidak, maka Anda akan cepat kelelahan sehingga berakhir tidak bisa menjalankan bisnis. Yang paling buruk adalah Anda akan cepat kehabisan bahan produksi padahal barang jadinya belum terjual habis. Ujung-ujungnya Anda akan mengalami kerugian. Anda bisa mencoba membuat timeline atau jadwal baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang menyesuaikan kemampuan bisnis Anda.

  1. Mengambil pinjaman modal tanpa pertimbangan

Modal merupakan faktor mendasar yang penting dalam mempengaruhi apakah bisnis bisa berjalan atau tidak. Seorang pebisnis bisa memperoleh modal dari berbagai sumber, mulai dari kantong pribadi hingga pinjamanmelalui aplikasi kredit tanpa kartu kredit. Apabila Anda hendak mengambil pinjaman modal, pastikan bahwa jumlah yang Anda ambil tidak berlebihan dan disesuaikan dengan kebutuhan menjalankan bisnis Anda. Pertimbangkan bahwa pinjaman modal yang Anda ambil haruslah jumlah yang Anda yakin bisa dikembalikan dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Jika Anda mengambil pinjaman tanpa pertimbangan terlebih dahulu, maka hal ini bisa mengganggu jalannya usaha.

  1. Menggunakan keuntungan usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari

Pebisnis yang baik harus menerapkan sistem manajemen keuangan yang baik pula.Keuntungan dari usaha harus disimpan ke dalam kas agar nanti bisa digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan terkait usaha Anda, bukan kebutuhan pribadi Anda.Terutama untuk menghadapi hal-hal yang tidak terduga. Contohnya, ketika mesin produksi mengalami kerusakan, maka uang simpanan di kas bisa digunakan untuk biaya reparasi agar usaha Anda tetap bisa berproduksi dan berjalan. Terkadang, keuntungan usaha juga akan digunakan untuk membayar pinjaman, baik pinjaman tunai dari bank maupun pinjaman pribadi online. Jika situasi memang memaksa Anda untuk mengambil uang kas usaha, maka pastikan untuk menganggapnya sebagai pinjaman yang perlu Anda kembalikan suatu hari nanti.Selain itu, Anda perlu membuat rekening pribadi dan rekening bisnissecara terpisah untuk mengurangi resiko Anda secara tidak sadar menggunakan simpanan bisnis untuk kebutuhan pribadi.

  1. Senang berbisnis sendiri dan tidak membangun jaringan bisnis

Apapun yang Anda lakukan pasti akan terasa lebih mudah apabila dilakukan secara bergotong royong, termasuk berbisnis. Buat apa menguras tenaga sendiri apabila Anda bisa membagi tanggung jawab kepada seseorang yang lebih ahli agar hasilnya lebih efektif? Ketika ingin mengembangkan bisnis, maka membangun jaringan bisnis merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Anda perlu bekerja sama dengan berbagai mitra untuk memperluas jaringan bisnis Anda. Jangan berpikir bahwa Anda akan merugi untuk membayar tenaga tambahan. Modal yang Anda keluarkan di awal pada akhirnya akan kembali kepada Anda ketika bisnis yang Anda kembangkan bisa menghasilkan keuntungan lebih. Menutup pintu kemitraan sama saja dengan menutup kesempatan untuk mengembangkan bisnis Anda.

Nah itu dia tadi semoga bermanfaat ya, dan Pastikan bahwa Anda menghindari kesalahan-kesalahan di atas agar bisnis yang hendak Anda jalankan bisa sukses kedepannya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

CALL Call